SERANG, BANTEN — Jalan desa yang berada di Kampung Laes Tegal, RT 18 RW 05, Desa Junti, dilaporkan mengalami kerusakan. Minggu 6/9/2026. Sejumlah warga menduga kerusakan tersebut terjadi akibat aktivitas kendaraan dan pekerjaan proyek yang melintasi jalan desa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut disebut-sebut merupakan proyek PT Gaulong yang dalam pelaksanaannya dikerjakan oleh PT Maju Cikande Sentosa.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa masyarakat merasa keberatan atas kondisi jalan desa yang mengalami kerusakan. Pasalnya, jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang setiap hari digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas.
“Kami merasa keberatan karena jalan desa ini menjadi rusak. Jalan ini merupakan akses masyarakat sehari-hari,” ujar warga tersebut.
Selain mengeluhkan kerusakan jalan, warga juga mempertanyakan keterbukaan informasi mengenai kegiatan proyek yang sedang berlangsung. Menurut warga, hingga saat ini masyarakat belum mengetahui secara jelas jenis dan tujuan proyek tersebut.
Warga juga mengaku belum melihat adanya papan informasi proyek yang dapat memberikan keterangan kepada masyarakat mengenai pekerjaan yang sedang dilaksanakan, termasuk informasi mengenai jenis proyek, pelaksana kegiatan, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.
“Kami sendiri belum mengetahui secara jelas proyek apa yang sedang dikerjakan. Seharusnya ada pemberitahuan dan papan informasi agar masyarakat mengetahui kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Masyarakat berharap pihak perusahaan dan pelaksana proyek dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada warga. Selain itu, warga meminta adanya perhatian terhadap kondisi jalan desa yang rusak agar akses masyarakat dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Gaulong maupun PT Maju Cikande Sentosa terkait keluhan warga mengenai dugaan dampak aktivitas proyek terhadap kerusakan jalan tersebut.
Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.
Tim Lapangqn


