Iklan

Iklan

MUSDES RKP DESA 2027 DESA JUNTI BERJALAN KONDUSIF, WARGA ANTUSIAS SAMPAIKAN ASPIRASI PEMBANGUNAN TOKOH MASYARAKAT : KAWAL TRANSPARANSI ANGGARAN SAMPAI TUNTAS - JANGAN ADA LAGI PROYEK SILUMAN!

Media Serang Post
Selasa, 15 September 2026, September 15, 2026 WIB Last Updated 2026-09-15T17:09:34Z

 



JUNTI, JAWILAN - KAB. SERANG = Puluhan warga tumpah ruah di aula Kantor Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Senin (15/09/2026). 


Bukan ada pembagian bantuan, melainkan Musyawarah Desa (MUSDES) RKP Desa Tahun Anggaran 2027 yang digelar Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Junti.


Agenda krusial: Pembahasan dan Penyelarasan Usulan Kegiatan Pembangunan Desa TA 2027 serta Penetapan Prioritas Usulan dan Daftar Usulan (DU) RKP Desa.


Pantaan di lokasi, suasana Musdes yang seharusnya sakral itu berjalan kondusif. Terlihat jajaran pimpinan sidang dari unsur Pemdes, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas duduk di meja utama dengan latar spanduk MUSDES. Di depan mereka, puluhan warga duduk di kursi plastik hijau, menyimak dengan khidmat.



Hadir lengkap sesuai undangan resmi BPD No: 010/BPD/IX/2026 - mulai dari RT/RW, LPM, Karang Taruna, Kader Posyandu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, PD/PLD, hingga Ketua BUMDes dan Kopdes.


Namun, di balik kondusifnya acara, ada pesan tajam yang disuarakan.


Tokoh masyarakat Desa Junti yang juga dikenal sebagai Aktivis yang Akrab disapa Bung  Nafis yang hadir dalam musdes tersebut memberikan catatan kritis.


Menurutnya, antusiasme warga yang membludak menjadi bukti bahwa masyarakat Junti sudah melek pembangunan dan tidak ingin lagi menjadi penonton.


"Alhamdulillah warga antusias. Ini tamparan keras bagi siapapun yang menganggap warga Junti apatis. Warga peduli! Sekarang tugas Pemdes dan BPD adalah membuktikan bahwa usulan mereka tidak masuk tong sampah," tegas  kepada 


menekankan tiga poin utama yang harus menjadi harga mati dalam RKP Desa 2027:


 Jangan ada lagi proyek infrastruktur tanpa papan informasi proyek, tanpa volume yang jelas, tanpa RAB terbuka. Semua harus transparan.


Usulan harus dari bawah (bottom-up), bukan dari atas (top-down) atau titipan kroni. Fokus pada jalan lingkungan rusak, drainase yang sering banjir, penerangan jalan yang mati, dan pemberdayaan pemuda.


KAWAL SAMPAI TUNTAS: Musdes ini bukan akhir, tapi awal. Warga harus kawal mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Jika ada kejanggalan, laporkan.


"Prinsip kita jelas: Sinergi, Peduli, dan Berjuang untuk Masyarakat. Jika RKP Desa 2027 ini masih main-main, tidak transparan, dan hanya jadi bancakan, kami yang akan di garda terdepan melawannya," pungkasnya dengan nada tajam.


Dengan terlaksananya Musdes ini, publik Desa Junti kini menanti. Apakah RKP Desa 2027 akan benar-benar menjadi blueprint kemajuan desa, atau hanya sekadar dokumen formalitas tahunan yang berakhir di laci


Reporter: Teguh Santoso


Komentar

Tampilkan

  • MUSDES RKP DESA 2027 DESA JUNTI BERJALAN KONDUSIF, WARGA ANTUSIAS SAMPAIKAN ASPIRASI PEMBANGUNAN TOKOH MASYARAKAT : KAWAL TRANSPARANSI ANGGARAN SAMPAI TUNTAS - JANGAN ADA LAGI PROYEK SILUMAN!
  • 0

Terkini

Topik Populer

Terkini Lainnya