SERANG – Ratusan warga Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Budi Texindo Prakasa yang berlokasi di Jalan Cikande–Rangkasbitung Km 5, kawasan Kavling Buditex, Selasa (28/7/2026). Massa menyatakan akan tetap bertahan di lokasi hingga pihak perusahaan memberikan tanggapan atas berbagai tuntutan yang mereka sampaikan.
Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar perusahaan lebih mengutamakan masyarakat Desa Junti dalam berbagai aspek, mulai dari kesempatan kerja, pengelolaan katering karyawan, hingga peluang usaha bagi warga di lingkungan perusahaan.
Orator aksi yang akrab disapa Gajah Mada menegaskan bahwa keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
"Warga Junti harus bisa makan di sini. Jangan hanya mementingkan orang luar," tegasnya di hadapan para peserta aksi.
Selain menyoroti kesempatan kerja, massa mengaku kecewa karena usulan agar pengelolaan katering perusahaan melibatkan masyarakat setempat dinilai belum mendapat respons positif dari manajemen. Mereka juga mempersoalkan keberadaan warung di area perusahaan yang menurut mereka dikelola oleh pihak luar dan meminta agar pelaku UMKM Desa Junti diberikan kesempatan yang sama.
Dalam orasinya, Gajah Mada meminta pihak manajemen segera menemui para pengunjuk rasa untuk berdialog. Ia juga menyebut nama salah seorang yang disebut sebagai bagian dari manajemen perusahaan, Marsel, agar hadir menemui massa.
Massa menyatakan, apabila tidak ada perwakilan perusahaan yang datang untuk berdialog, mereka mengancam akan memasuki area perusahaan guna menyampaikan tuntutan secara langsung. Para peserta aksi juga menegaskan akan terus bertahan di lokasi hingga ada penyelesaian dari pihak perusahaan.
Aksi tersebut turut dihadiri sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya GRIB yang dipimpin Supriat alias Geveng, JBB yang dipimpin Culing, serta PBNI yang dipimpin Mardas.
Selama aksi berlangsung, pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel Kepolisian Resor (Polres) Serang bersama anggota TNI dari Koramil Kopo. Aparat disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan memastikan jalannya aksi tetap berlangsung dengan tertib.
Hingga berita ini diterbitkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Sementara itu, pihak manajemen PT Budi Texindo Prakasa belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan para pengunjuk rasa. Media ini masih berupaya menghubungi pihak perusahaan untuk memperoleh konfirmasi dan hak jawab sesuai dengan prinsip pemberitaan yang berimbang.
Reporter: Sudin
Redaksi: Dani Hamdani
Catatan Redaksi:
Apabila nantinya pihak PT Budi Texindo Prakasa memberikan tanggapan resmi, berita ini dapat diperbarui dengan memuat pernyataan tersebut agar semakin berimbang dan memenuhi kaidah jurnalistik.



