SERANG, mediaSerangPost.com, – Massa buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Cikande, Kopo, dan Jawilan (CIKOJA) yang akan mengikuti aksi unjuk rasa di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kamis (18/6/2026), sempat mendatangi PT MBI yang berlokasi di Kampung Curug Guda Ciawet, Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedatangan massa buruh ke perusahaan tersebut dilakukan sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju lokasi aksi di KP3B. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk solidaritas dan upaya menyampaikan aspirasi buruh.
Namun, pihak PT MBI, saat di hubungi Redaksi SerangPost.com., memberikan keterangan berbeda terkait situasi yang terjadi saat massa berada di lingkungan perusahaan. HRD PT MBI, Harnoko, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis malam (18/6/2026) pukul 19.39 WIB, meminta agar pemberitaan disajikan secara berimbang dengan memuat keterangan dari pihak perusahaan.
Menurut Harnoko, terdapat sejumlah kejadian saat aksi berlangsung yang belum termuat dalam pemberitaan sebelumnya. Ia menyebut adanya dugaan intimidasi, kekerasan fisik, pemukulan, hingga tindakan mendobrak dan menendang pintu kantor perusahaan.
"Kurang lengkap Pak. Masa melakukan intimidasi, aksi pengeroyokan, kekerasan fisik dan pemukulan serta mendobrak dan menendang pintu kantor belum ditulis. Perusahaan sudah memberi wakil tiga orang," ujar Harnoko melalui pesan WhatsApp.
Ia membantah anggapan bahwa tidak ada perwakilan perusahaan yang menemui massa. Menurutnya, perusahaan telah menunjuk tiga orang perwakilan untuk berkomunikasi dengan massa buruh yang datang ke lokasi.
Harnoko juga mengundang awak media untuk datang langsung ke kantor PT MBI guna memperoleh informasi yang lebih lengkap terkait peristiwa tersebut. Ia menyatakan pihak perusahaan siap memberikan penjelasan dan menghadirkan saksi-saksi yang mengetahui langsung kejadian di lapangan.
"Kalau memang mau konfirmasi langsung sama saya bisa ketemu di kantor. Biar sama-sama jelas, nanti bapak bisa tanya saksi di lapangan, setelah itu berita dinaikkan ke media agar berimbang," katanya.
Sementara itu, massa buruh kemudian melanjutkan perjalanan menuju KP3B untuk bergabung dalam aksi yang digelar Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (ASPSB) dengan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait hak dan kesejahteraan pekerja.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghimpun keterangan dari pihak serikat buruh terkait tanggapan atas pernyataan yang disampaikan pihak PT MBI guna menjaga keberimbangan informasi sesuai prinsip jurnalistik.
Redaksi: Dani Hamdani


