SERANG POST.COM, – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 2 Jawilan, yang berlokasi di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Senin (29/6/2026), berlangsung tertib, lancar, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Sejak pagi, para orang tua tampak berdatangan mengantarkan putra-putrinya untuk mengikuti proses pendaftaran. Panitia SPMB memberikan pelayanan dan pendampingan kepada calon murid serta orang tua agar seluruh tahapan pendaftaran berjalan sesuai prosedur.
Pelaksanaan SPMB jenjang SMP Negeri di Kabupaten Serang mengacu pada ketentuan pemerintah pusat serta kebijakan Pemerintah Kabupaten Serang. Proses penerimaan dilakukan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, penerimaan peserta didik baru dibuka melalui empat jalur, yaitu jalur domisili sebesar 50 persen dari daya tampung sekolah, jalur prestasi 25 persen, jalur afirmasi 20 persen, dan jalur mutasi 5 persen.
SMP Negeri 2 Jawilan tahun ini menyediakan kuota sebanyak 252 siswa yang akan dibagi ke dalam tujuh rombongan belajar (rombel) sesuai dengan ketentuan pada masing-masing jalur penerimaan.
Calon murid yang mendaftar diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berusia paling tinggi 15 tahun pada 1 Juli 2026, telah lulus SD atau sederajat, serta melengkapi dokumen administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Khusus bagi calon murid beragama Islam, diwajibkan memiliki Syahadah Diniyah sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.
Panitia SPMB SMP Negeri 2 Jawilan memastikan seluruh proses pendaftaran berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Tingginya antusiasme masyarakat pada hari pertama menjadi indikator besarnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di SMP Negeri 2 Jawilan.
Diharapkan seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Serang dapat terus berlangsung lancar sehingga proses penerimaan peserta didik baru berjalan tertib, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon murid.
Reporter: Sudin



