Lebak – Perhelatan budaya tahunan Seba Baduy 2026 kembali digelar dengan penuh khidmat di Kabupaten Lebak. Mengusung tema “Warisan Karuhun, Inspirasi Kiwari, Ngahiji Dina Tradisi”, kegiatan ini menjadi simbol kuat pelestarian nilai-nilai leluhur di tengah perkembangan zaman.
Sebanyak 1.552 warga Baduy hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari 1.051 warga Baduy Luar dan 37 warga Baduy Dalam, serta rombongan lainnya. Kedatangan mereka merupakan bagian dari prosesi adat tahunan yang sarat makna, yakni berjalan kaki dari wilayah Kanekes menuju pusat pemerintahan sebagai bentuk penghormatan dan penyerahan amanah kepada pemerintah daerah.
Rombongan warga Baduy dikawal oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak yang dipimpin oleh Yosep M. Holis, serta mendapat pengamanan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak. Penyambutan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah.
Dalam sambutannya, Yosep M. Holis menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak menerima kedatangan tamu dari Kanekes sebanyak 1.552 orang sebagai bagian dari rangkaian datang seba.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyampaikan sambutan hangat kepada masyarakat Baduy.
“Kami menyambut baik dan merasa bahagia, dulur-dulur ti Baduy parantos sumping dina kaayaan sehat wal afiat. Mangga kasadayana istirahat heula sateuacan neruskeun ka Pendopo,” ujarnya.
Kegiatan Seba Baduy 2026 digelar di Pendopo Kabupaten Lebak pada Jumat, 24 April 2026, sebagai puncak rangkaian tradisi tahunan dalam mempererat hubungan antara masyarakat adat dan pemerintah daerah.
Selain itu, warga Suku Baduy juga membawa berbagai hasil bumi sebagai bagian dari tradisi Seba, di antaranya pisang, gula aren, talas, jaat, dan laksa. Hasil bumi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus bentuk penghormatan kepada pemerintah.
Seba Baduy tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga momentum penting untuk menjaga kearifan lokal, memperkuat kebersamaan, serta mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam di tengah arus modernisasi.
Candra



