Mediaserangpost.com | Jumat, 20 Maret 2026
Serang – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga kebutuhan pokok di Pasar Harendong, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, melonjak tajam dan memicu keluhan warga. Sejumlah komoditas utama seperti cabai, bawang, hingga daging mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan di lokasi, harga cabai rawit merah kini menembus Rp90.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting berada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada bawang merah yang dijual Rp45.000 per kilogram, serta bawang putih yang mencapai Rp40.000 per kilogram.
Tak hanya itu, harga beras juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan. Namun, kondisi tersebut tetap dirasakan memberatkan masyarakat. Untuk komoditas protein, harga daging sapi masih bertahan tinggi di kisaran Rp160.000 per kilogram, sedangkan daging ayam berada di angka Rp51.000 per kilogram.
Seorang warga, Siti (42), mengaku terkejut dengan lonjakan harga yang dinilai tidak wajar menjelang Lebaran tahun ini.
“Naiknya nggak wajar, tiap hari belanja makin mahal. Cabai aja sekarang kayak beli emas,” keluhnya.
Hal serupa disampaikan oleh para pedagang. Mereka menyebut kenaikan harga dipicu tingginya permintaan menjelang Lebaran, sementara pasokan barang terbatas.
“Dari sananya sudah mahal, jadi kita juga ikut naikkan. Pembeli banyak, tapi barang kadang kosong,” ujar Udin, salah satu pedagang sayur.
Kondisi ini memaksa masyarakat untuk memutar otak dalam memenuhi kebutuhan dapur, terutama menghadapi tradisi memasak saat Lebaran.
Di sisi lain, muncul dugaan bahwa Pasar Harendong belum sepenuhnya berada dalam pengawasan pemerintah daerah. Hal ini memunculkan pertanyaan terkait pengelolaan, pengawasan harga, serta kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah, harga sembako diperkirakan akan terus merangkak naik hingga puncak arus mudik Lebaran.
(Redaksi)


