Serang – Dinamika pemilihan Ketua Karang Taruna Kecamatan Jawilan mulai menghangat. Salah satu kandidat yang menyatakan kesiapannya maju adalah Rusjana yang akrab disapa Erik. Saat dikonfirmasi di Desa Kareo pada Jumat (13/3/2026), Erik memaparkan visi dan misi yang diusungnya untuk membawa organisasi kepemudaan tersebut menjadi lebih progresif dan berdampak bagi masyarakat.
Erik menyampaikan visinya yakni mewujudkan Karang Taruna Kecamatan Jawilan yang kolaboratif, inovatif, dan berkarakter, guna mencetak generasi muda yang tangguh, produktif, serta mampu bersaing di era modern.
Menurutnya, Karang Taruna harus menjadi ruang bersama bagi para pemuda untuk berkolaborasi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Karang Taruna harus menjadi wadah yang mampu menyatukan potensi pemuda. Dengan kolaborasi dan inovasi, kita bisa menciptakan pemuda yang produktif dan memiliki daya saing,” ujar Erik.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Erik menyiapkan sejumlah misi strategis, di antaranya memperkuat kelembagaan dan sinergi Karang Taruna se-Kecamatan Jawilan, mengembangkan ekonomi kreatif dan kewirausahaan pemuda, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda yang beriman, cerdas, dan berkarakter.
Selain itu, ia juga menargetkan optimalisasi peran pemuda dalam pembangunan desa dan kegiatan kesehatan masyarakat, serta pengembangan potensi olahraga, seni, dan budaya agar mampu melahirkan prestasi bagi generasi muda di wilayah Jawilan.
Dukungan terhadap pencalonan Erik pun mulai bermunculan dari berbagai kalangan pemuda, aktivis sosial, hingga pengamat kebijakan daerah.
Salah satu aktivis kepemudaan di wilayah Jawilan menilai gagasan yang dibawa Erik cukup relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
“Pemuda hari ini membutuhkan ruang aktualisasi yang nyata. Jika Karang Taruna mampu mendorong ekonomi kreatif dan kewirausahaan pemuda, tentu ini akan menjadi langkah positif bagi perkembangan pemuda di Jawilan,” ujarnya.
Sementara itu, "Dani Hamdani," pengamat kebijakan daerah menilai kepemimpinan Karang Taruna ke depan harus mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa dan berbagai pihak agar program kepemudaan tidak hanya bersifat seremonial.
“Karang Taruna harus menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan pemberdayaan pemuda. Kepemimpinan yang kolaboratif sangat dibutuhkan agar organisasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dengan visi dan misi yang diusung tersebut, Erik berharap Karang Taruna Kecamatan Jawilan ke depan mampu menjadi organisasi kepemudaan yang lebih aktif, progresif, serta mampu mencetak generasi muda yang berdaya saing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
(Redaksi)


