Reses tersebut merupakan agenda rutin lembaga legislatif dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Melalui pertemuan antara anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang, aparatur pemerintah, serta masyarakat, diharapkan pemerintah dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Kopo, unsur Tripika setempat, serta perwakilan dari Bappeda Kabupaten Serang. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pemaparan terkait sejumlah isu, di antaranya mengenai pajak daerah dan ketenagakerjaan.
Dalam sesi tanya jawab, beberapa warga menyampaikan keluhan terkait banjir yang kerap terjadi di sejumlah kampung di Desa Nyompok, salah satunya di Kampung Pelawad. Warga menyebut banjir terjadi ketika curah hujan tinggi karena tidak adanya saluran pembuangan air atau drainase yang memadai. Selain itu, warga juga menyampaikan bahwa sebagian area yang sebelumnya menjadi daerah resapan air kini telah dibangun oleh perusahaan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Serang dapat melakukan normalisasi Irigasi Cicinta guna mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Selain persoalan banjir, warga juga mengeluhkan masih banyaknya masyarakat Desa Nyompok yang belum mendapatkan pekerjaan, meskipun di wilayah tersebut telah berdiri sejumlah perusahaan.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Ir. Asep Gunawan Kartoba, ST., MT., menyampaikan bahwa berbagai masukan dan keluhan dari masyarakat akan menjadi agenda Komisi III untuk diteruskan kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti.
“Masukan masyarakat Desa Nyompok ini akan kami sampaikan kepada dinas terkait agar dapat segera ditindaklanjuti, baik terkait normalisasi Irigasi Cicinta maupun persoalan ketenagakerjaan agar ada solusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kopo Muhamad Imanudin Mufti, S.Pd., MM., mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi warga dengan menyurati instansi terkait agar persoalan tersebut dapat segera diagendakan.
“Khususnya terkait Irigasi Cicinta, kami akan mengusulkan agar dilakukan normalisasi sehingga ke depan masyarakat tidak lagi terdampak banjir. Untuk masalah ketenagakerjaan, kami akan berkoordinasi dengan Kepala Desa Nyompok dan pihak-pihak terkait,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Desa Nyompok, Sopian, mengapresiasi kegiatan reses Komisi III DPRD Kabupaten Serang tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum yang sangat dinantikan oleh warga karena dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.
“Dengan adanya reses ini, warga bisa menyampaikan langsung keinginan dan keluhannya, seperti pembangunan drainase atau saluran pembuangan air. Memang ada kendala karena pembangunan drainase harus melewati lahan milik warga, sehingga perlu solusi bersama,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan reses tersebut tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan benar-benar ditindaklanjuti oleh dinas terkait agar aspirasi masyarakat dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi warga Desa Nyompok.
Reporter: Haerudin


